Thursday, September 1, 2016

"Golkar Memang Pragmatis, Dukung Jokowi 2019 untuk Dongkrak Elektabilitas"


Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

JAKARTA,  Sikap Partai Golkar mendukung Joko Widodo dalam pemilu presiden 2019, dinilai hanya untuk mendongkrak elektabilitas partai berlambang pohon beringin itu.
"Golkar ini hanya ingin mendongkrak elektabilitas partainya dengan menjual figur Jokowi yang sedang berkuasa," ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (2/9/2016).
Menurut Pangi, banyak parpol saat ini gagal melakukan kaderisasi, termasuk Golkar. Hal ini kemudian menjadikan parpol menjual figur untuk mendapatkan kelimpahan elektabilitas.
 
"Kita sudah banyak contoh, Pilpres 2014, misalnya. Figur itu lebih dilirik dibandingkan dengan adanya pembentukan koalisi parpol yang gemuk," ucap Pangi. Selain itu, tambah Pangi, sikap Golkar tersebut untuk mendapatkan jabatan strategis dalam pemerintahan.
 
"Sikap Golkar yang merapat ke Jokowi ini juga karena ingin mendapatkan potongan kue kekuasaan. Golkar ini kan memang partai pragmatis," tandas Pangi. Dalam Rakernas Golkar beberapa waktu lalu diputuskan mendukung Jokowi dua periode pemerintahan.
 
Bahkan, dalam Rakor yang digelar pekan ini, Golkar sampai membahas program pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019. Namun, Jokowi enggan menanggapi dukungan tersebut. Ia mengatakan, belum saatnya bicara soal Pilpres 2019.

No comments:

Post a Comment