Mentri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti usai menhadiri Konferensi Wanita Internasional ke-7 di Nusa Dua Bali
WAINGAPU, Janji Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti untuk memberikan bantuan 5.000 benih ikan jenis kerapu kepada nelayan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga saat ini belum terealisasi.
Janji sang menteri itu disampaikan saat mengunjungi Kabupaten Sumba Timur pada Bulan April 2015 lalu.
Bupati Sumba Timur, Gideon Mbiliyora, mengaku hingga saat ini, mereka terus menanti bantuan itu yang menurutnya akan sangat membantu para nelayan di wilayahnya.
“Kali lalu Ibu Menteri (Susi Pujiastuti) sudah janji untuk kasih bantuan 5.000 ekor benih kerapu untuk disebar di sini, namun kami belum tahu bantuan itu apakah sudah dikirim atau belum sehingga kita masih cek lagi,” kata Gideon di Waingapu, Sabtu (17/9/2016).
Menurut Gideon, ikan kerapu memang selama ini mudah didapat oleh para nelayan karena berada dekat pinggir pantai. Namun, bantuan benih ikan itu, lanjutnya, diharapkan dapat memperbanyak populasi ikan yang saat ini mulai berkurang di Sumba Timur akibat maraknya pengeboman ikan yang dilakukan oleh para nelayan asal luar NTT.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Gideon Mbiliyora mengatakan bahwa saat ini banyak terjadi pengeboman ikan yang dilakukan secara masif di wilayahnya.
Menurut Mbiliyora, pengeboman ikan itu terjadi di wilayah perairan pada 15 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur. Meski begitu, namun pihaknya hanya bisa menonton saja aksi para pengebom ikan, karena keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
"Para pelaku pengebom ikan itu bukan warga Sumba Timur. Karena terbatasnya prasarana yang kita miliki, akhirnya kami hanya pasrah," kata Mbiliyora kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jumat (16/9/2016).
Bupati Sumba Timur, Gideon Mbiliyora, mengaku hingga saat ini, mereka terus menanti bantuan itu yang menurutnya akan sangat membantu para nelayan di wilayahnya.
“Kali lalu Ibu Menteri (Susi Pujiastuti) sudah janji untuk kasih bantuan 5.000 ekor benih kerapu untuk disebar di sini, namun kami belum tahu bantuan itu apakah sudah dikirim atau belum sehingga kita masih cek lagi,” kata Gideon di Waingapu, Sabtu (17/9/2016).
Menurut Gideon, ikan kerapu memang selama ini mudah didapat oleh para nelayan karena berada dekat pinggir pantai. Namun, bantuan benih ikan itu, lanjutnya, diharapkan dapat memperbanyak populasi ikan yang saat ini mulai berkurang di Sumba Timur akibat maraknya pengeboman ikan yang dilakukan oleh para nelayan asal luar NTT.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Gideon Mbiliyora mengatakan bahwa saat ini banyak terjadi pengeboman ikan yang dilakukan secara masif di wilayahnya.
Menurut Mbiliyora, pengeboman ikan itu terjadi di wilayah perairan pada 15 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur. Meski begitu, namun pihaknya hanya bisa menonton saja aksi para pengebom ikan, karena keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
"Para pelaku pengebom ikan itu bukan warga Sumba Timur. Karena terbatasnya prasarana yang kita miliki, akhirnya kami hanya pasrah," kata Mbiliyora kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jumat (16/9/2016).
No comments:
Post a Comment