Thursday, September 1, 2016

Jessica: Saya Perjelas, Saya Tidak Tertarik pada Wanita


Terdakwa Jessica Kumala Wongso mendengar kesaksian saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016). Jessica diduga menaruh zat sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna di Cafe Olivier, Grand Indonesia, Januari lalu.

JAKARTA, - Jessica Kumala Wongso menyatakan keberatannya terhadap keterangan yang disampaikan Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia, Profesor Sarlito Wirawan Sarwono, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016). "Keterangan ahli banyak yang tidak benar," ujar Jessica di dalam persidangan.
Selain itu, Jessica juga membantah bahwa dirinya memiliki orientasi seksual penyuka sesama jenis atau lesbian.
"Dan saya pertegas lagi, saya hanya tertarik hanya pada lelaki, dulu, sekarang dan selamanya," kata dia.
Saat psikologinya diperiksa oleh dokter Riri Wowor, Jessica tidak mengetahui pertanyaan yang dilontarkan padanya adalah untuk mengetahui orientasi seksual dirinya. Jessica pun merasa dijebak dengan pertanyaan itu.
"Saya tidak terpikir itu pertanyaan untuk menjebak saya. Saya perjelas lagi, saya tidak tertarik pada wanita," ucap Jessica.
Dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Sarlito, Sarlito menyebut Jessica kemungkinan menyandang orientasi seksual penyuka sesama jenis. Namun, hal tersebut perlu dikonfirmasi karena baru sebatas dugaan.

Mirna meninggal setelah meminum es kopi vietnam yang dipesan oleh Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Rabu (6/1/2016). Jessica menjadi terdakwa kasus tersebut. JPU memberikan dakwaan tunggal terhadap Jessica yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

No comments:

Post a Comment