Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Viktor Inkiriwang
mengatakan, jasad sopir berinisial MF itu ditemukan sekitar pukul 11.00
WIB tak jauh dari lokasi taksi tercebur.
"Sudah ditemukan jam 11.00 tadi. Kalau empat orang ada di dalam taksi, sopir kami temukan di luar. Ini karena kaca pintu pecah," ujar Viktor saat dihubungi Kompas.com, Senin siang.
"Sudah ditemukan jam 11.00 tadi. Kalau empat orang ada di dalam taksi, sopir kami temukan di luar. Ini karena kaca pintu pecah," ujar Viktor saat dihubungi Kompas.com, Senin siang.
Sebelumnya, taksi berwarna biru yang dikemudikan MF tercebur ke
dermaga. Saat kejadian, MF membawa empat penumpang. Keempat penumpang
tersebut tewas tenggelam.
Polisi menduga, kecelakaan taksi itu murni kecelakaan tunggal. Hal
itu, kata Viktor terlihat dari rekaman CCTV serta kesaksian empat orang
warga yang melihat kejadian itu.
Dari rekaman CCTV, taksi itu berjalan serong ke kanan seperti hendak pindah jalur.
Namun, karena jarak pandang yang pendek diakibatkan hujan turun cukup deras, diduga sopir tak melihat jalan yang dilaluinya mendekati pinggir laut.
Saat ini, pihak Kepolisian masih memeriksa perusahaan taksi yang memperkerjakan MF, serta dua perusaahan kapal yang mempekerjakan empat korban lainnya.
Dari rekaman CCTV, taksi itu berjalan serong ke kanan seperti hendak pindah jalur.
Namun, karena jarak pandang yang pendek diakibatkan hujan turun cukup deras, diduga sopir tak melihat jalan yang dilaluinya mendekati pinggir laut.
Saat ini, pihak Kepolisian masih memeriksa perusahaan taksi yang memperkerjakan MF, serta dua perusaahan kapal yang mempekerjakan empat korban lainnya.
Keempat korban itu adalah Heriyansyah (27), Medi (25), Yusarmanto (38), dan M Amin Hudori (31).
Mereka adalah anak buah kapal (ABK) Tongkang Totot II Jambi dan Tugboat Yang Viti I Jakarta.
"Kami masih periksa semua saksi. Jasad korban sudah diantarkan ke RSMC," ujar Viktor.
"Kami masih periksa semua saksi. Jasad korban sudah diantarkan ke RSMC," ujar Viktor.
No comments:
Post a Comment